Pemasaran · 26 Oktober 2026
Penggunaan AI untuk pencarian lokal naik 6 kali lipat menurut SOCi
Laporan SOCi yang dibahas MarTech menyebut penggunaan alat AI untuk pencarian lokal tumbuh enam kali lipat. Konsumen memeriksa silang jawaban AI dengan ulasan, peta, dan mesin pencari sebelum memutuskan.
Apa yang terjadi
Penggunaan alat AI oleh konsumen untuk pencarian lokal tumbuh enam kali lipat, menurut laporan terbaru dari SOCi yang dibahas MarTech. Temuan ini menunjukkan bahwa calon pelanggan semakin sering memakai AI saat mencari bisnis di sekitar mereka.
Menurut laporan tersebut, sebelum mengambil keputusan, konsumen cenderung memeriksa silang jawaban AI dengan berbagai sumber lain. Sumber itu mencakup chatbot, mesin pencari, situs ulasan, dan layanan peta. Pola ini memecah ekosistem digital menjadi banyak titik sentuh yang saling melengkapi sekaligus saling menguji.
Materi yang tersedia hanya berupa ringkasan laporan. Rincian metodologi, periode pengamatan, dan segmen pengguna belum dapat dipastikan dari sumber tersebut, sehingga pembacaan atas angka enam kali lipat sebaiknya dilakukan dengan hati-hati.
Mengapa ini penting
Pencarian lokal merupakan momen keputusan yang sangat dekat dengan transaksi. Ketika pengguna membandingkan jawaban AI dengan ulasan dan peta, kepercayaan tidak lagi dibangun di satu platform, melainkan tersebar di seluruh ekosistem. Bagi pemimpin pengalaman, hal ini berarti informasi tentang bisnis, seperti jam buka, layanan, harga, dan reputasi, harus konsisten di setiap titik karena pelanggan akan memeriksanya satu per satu.
Dari sisi transformasi digital, pergeseran ini menuntut organisasi memandang data pelanggan sebagai aset yang tersebar. Tim perlu mengoordinasikan pengelolaan daftar bisnis, ulasan, dan konten lintas kanal, serta memantau cara AI merangkum informasi tentang mereka. Organisasi yang belum memiliki proses ini berisiko kehilangan calon pelanggan tanpa mengetahui penyebabnya.
Pandangan Renascence
Angka pertumbuhan akan cepat menjadi judul berita. Yang lebih penting adalah perilaku di baliknya: pelanggan membangun kepercayaan melalui verifikasi silang, bukan melalui satu jawaban yang terdengar meyakinkan.
Banyak pemilik bisnis akan memandang AI sebagai saluran baru yang harus dikuasai, padahal yang perlu dipahami adalah bahwa AI menambah lapisan keraguan yang sehat, sehingga konsistensi informasi menjadi bentuk kepercayaan itu sendiri. Operator yang berorientasi pelanggan sebaiknya memetakan setiap titik verifikasi yang dilalui calon pelanggan, lalu memastikan jawaban di sana selaras, akurat, dan mudah diperiksa. Ketidakselarasan kecil di satu kanal akan terasa besar ketika pelanggan membandingkannya dengan kanal lain.
Sumber-sumber
Briefing ini ditulis oleh Newsdesk kami, mensintesis laporan dari media di bawah ini. Ikuti tautan untuk liputan aslinya.
FAQ
Questions we get on this topic
Lainnya di Pemasaran
Tetap terdepan dalam CX
Dapatkan sinyalnya, bukan kebisingannya.
Kisah-kisah yang membentuk pengalaman pelanggan — ditambah Jurnal dan Experience Loom — di kotak masuk Anda.


