Umum · 2 Oktober 2026
Dorong Pemerintahan Digital, Diskominfo Cilegon Sosialisasikan Pemerintahan Berbasis Elektronik bagi Civitas Akademik Universitas Al-Khairiyah :: Berita Cilegon
Dorong Pemerintahan Digital, Diskominfo Cilegon Sosialisasikan Pemerintahan Berbasis Elektronik bagi Civitas Akademik Universitas Al-Khairiyah :: Berita Cilegon Berita Cilegon
Apa yang terjadi
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cilegon menggelar sosialisasi mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang ditujukan kepada civitas akademika Universitas Al-Khairiyah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong penerapan tata kelola pemerintahan digital di lingkungan Cilegon.
Melalui sosialisasi tersebut, Diskominfo Cilegon memperkenalkan konsep dan prinsip dasar pemerintahan berbasis elektronik kepada kalangan akademik, termasuk dosen dan mahasiswa, sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman publik mengenai transformasi digital di sektor pelayanan pemerintah.
Mengapa ini penting
Penerapan SPBE menjadi salah satu fondasi utama dalam transformasi digital sektor publik di Indonesia, karena menyangkut bagaimana layanan pemerintah—mulai dari administrasi, perizinan, hingga komunikasi publik—dijalankan secara terintegrasi dan berbasis data. Melibatkan perguruan tinggi dalam sosialisasi semacam ini menunjukkan upaya untuk memperluas basis pemahaman dan dukungan publik terhadap agenda digitalisasi birokrasi, sekaligus membangun jembatan antara pemerintah daerah dan komunitas akademik sebagai mitra dalam pengembangan kebijakan digital.
Bagi para pemimpin di bidang transformasi digital dan layanan publik, langkah ini menggambarkan pola yang lebih luas: keberhasilan SPBE tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur teknologi, tetapi juga oleh tingkat literasi digital dan keterlibatan pemangku kepentingan non-pemerintah, termasuk institusi pendidikan.
Pandangan Renascence
Inisiatif seperti ini sering dipandang sebagai kegiatan administratif rutin, namun sebenarnya menyentuh inti dari keberhasilan transformasi layanan publik: adopsi oleh pengguna akhir.
Pemerintahan digital yang baik bukan hanya soal sistem back-end yang terintegrasi, melainkan soal bagaimana warga—termasuk akademisi dan mahasiswa—memahami dan mempercayai layanan tersebut. Sosialisasi semacam ini berfungsi sebagai titik sentuh pertama dalam membangun kepercayaan itu. Operator layanan publik yang berorientasi pada pengalaman warga semestinya memperlakukan sosialisasi bukan sebagai formalitas satu arah, tetapi sebagai mekanisme pengumpulan masukan—mendengarkan bagaimana pengguna sebenarnya berinteraksi dengan sistem digital sebelum skala penerapannya diperluas.
Sumber-sumber
Briefing ini ditulis oleh Newsdesk kami, mensintesis laporan dari media di bawah ini. Ikuti tautan untuk liputan aslinya.
Lainnya di Umum
Tetap terdepan dalam CX
Dapatkan sinyalnya, bukan kebisingannya.
Kisah-kisah yang membentuk pengalaman pelanggan — ditambah Jurnal dan Experience Loom — di kotak masuk Anda.
