General · 30 September 2026
Dorong Pemerintahan Digital, Diskominfo Cilegon Sosialisasikan Pemerintahan Berbasis Elektronik bagi Civitas Akademik Universitas Al-Khairiyah
Dorong Pemerintahan Digital, Diskominfo Cilegon Sosialisasikan Pemerintahan Berbasis Elektronik bagi Civitas Akademik Universitas Al-Khairiyah Berita Cilegon
Apa yang terjadi
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cilegon menggelar kegiatan sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) kepada civitas akademik Universitas Al-Khairiyah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
Dalam sosialisasi tersebut, Diskominfo Cilegon memperkenalkan konsep dan penerapan pemerintahan berbasis elektronik kepada kalangan akademik, termasuk dosen dan mahasiswa, sebagai bagian dari edukasi publik mengenai arah digitalisasi layanan pemerintah di tingkat kota.
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai materi teknis, target waktu implementasi, atau indikator keberhasilan program yang diungkap dalam laporan awal ini.
Mengapa ini penting
Inisiatif semacam ini menunjukkan bagaimana pemerintah daerah tidak hanya membangun sistem digital secara internal, tetapi juga berupaya membangun pemahaman publik tentang SPBE sejak dini, termasuk melalui jalur pendidikan tinggi. Melibatkan civitas akademik berarti membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan dalam merancang, mengevaluasi, atau bahkan mengkritisi implementasi layanan digital pemerintah ke depan.
Bagi pemangku kebijakan transformasi digital di sektor publik, pendekatan sosialisasi lintas sektor seperti ini menegaskan bahwa keberhasilan SPBE tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada literasi dan penerimaan pemangku kepentingan di luar birokrasi itu sendiri.
Pandangan Renascence
Sosialisasi SPBE ke lingkungan akademik adalah langkah yang tepat secara prinsip, namun nilainya akan sangat ditentukan oleh apa yang terjadi setelah sesi tersebut selesai.
Terlalu sering, sosialisasi pemerintahan digital berhenti pada tahap pengenalan konsep, tanpa mekanisme umpan balik yang jelas dari audiens yang diedukasi. Jika civitas akademik hanya menjadi penerima informasi satu arah, potensi kolaborasi riset, uji coba, atau evaluasi independen terhadap layanan SPBE akan hilang begitu saja. Operator pemerintahan yang benar-benar berorientasi pada pengalaman warga semestinya menjadikan kampus sebagai mitra uji coba layanan, bukan sekadar target sosialisasi — dengan membuka kanal masukan terstruktur, bukan hanya presentasi satu arah.
Sources
This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.
More in General
Stay ahead of CX
Get the signal, not the noise.
The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.
