About

The consultancy born at the intersection of behavioral economics and human experience.

NOW HIRING

Join a team reshaping how the world experiences brands.

View open roles →

COMPANY

GROW WITH US

CONNECT

Services

Comprehensive CX and management consulting for enterprise brands.

ALL SERVICES

Explore the full range of CX & management consulting services.

Browse all services →

CORE

SPECIALIST

Solutions

Structured solutions that turn CX ambition into measurable outcomes.

ALL SOLUTIONS

Explore every CX solution we offer.

Browse solutions →

STRATEGY & GOVERNANCE

DESIGN & DELIVERY

CULTURE & EXPERIENCE

Industries

A decade of CX transformation across the region's defining sectors.

ALL INDUSTRIES

See how we work across every sector.

Browse industries →

BUILT ENVIRONMENT

FINANCE & TECH

PEOPLE & MOBILITY

Products

Proprietary tools, platforms, and AI that power CX transformation.

ALL PRODUCTS

Explore the full Renascence product ecosystem.

Browse products →

AI & TECHNOLOGY

LEARNING & GAMES

PLATFORMS & TOOLS

AI PRODUCTS

Opinion

Insights, research, and conversations at the frontier of CX.

ReadExperience JournalArticles & research on CX, behavior, and transformation.Watch & listenExperience LoomOur video podcast on CX & behavior.CuratedCX NewsIndustry news that matters in CX, minus the noise.

Latest articles

Latest episodes

Latest news

Hub

Free tools, templates, and resources to advance your CX practice.

NEW · MANIFESTO

Burn the Deck. Ten Virtues. Zero Excuses. — read our manifesto for the brave consultant.

Start reading →

AI TOOLS

FREE TOOLS

LEARNING

CULTURE

AI · 13 September 2026

Anggaran tenaga kerja CX terkena dampak seiring organisasi meningkatkan pengeluaran AI

Anggaran tenaga kerja CX terkena dampak seiring organisasi meningkatkan pengeluaran AI - Customer Experience Dive

Newsdesk
Curated briefing · 2 min read · 2 sources

Apa yang terjadi

Customer Experience Dive melaporkan bahwa anggaran tenaga kerja customer experience (CX) di berbagai organisasi mengalami tekanan, seiring dengan meningkatnya alokasi belanja untuk kecerdasan buatan (AI). Tren ini menunjukkan adanya pergeseran prioritas investasi, di mana dana yang sebelumnya dialokasikan untuk perekrutan, pelatihan, atau kompensasi staf layanan pelanggan kini diarahkan ke pengembangan dan implementasi teknologi AI.

Laporan tersebut mengindikasikan bahwa organisasi semakin memandang AI sebagai alat untuk mengelola volume interaksi pelanggan, sementara anggaran untuk sumber daya manusia di fungsi CX justru menyusut. Pergeseran ini terjadi di tengah adopsi AI yang meluas di berbagai sektor layanan pelanggan, mulai dari otomatisasi respons hingga dukungan berbasis chatbot dan asisten virtual.

Mengapa hal ini penting

Pergeseran anggaran ini mencerminkan babak baru dalam cara organisasi memandang fungsi CX: bukan lagi murni sebagai pusat biaya tenaga kerja, melainkan sebagai area yang dapat dioptimalkan melalui teknologi. Bagi para pemimpin transformasi digital, tren ini menegaskan bahwa AI kini dianggap cukup matang untuk menangani sebagian tugas yang sebelumnya memerlukan intervensi manusia, sehingga memengaruhi keputusan struktural terkait tenaga kerja.

Namun perubahan ini juga membawa risiko. Jika pemotongan anggaran tenaga kerja tidak diimbangi dengan investasi yang memadai pada kualitas pengalaman — baik bagi pelanggan maupun karyawan yang tersisa — organisasi berisiko menciptakan kesenjangan layanan, terutama untuk interaksi kompleks yang masih membutuhkan empati dan penilaian manusia.

Pandangan Renascence

Bagi kami, cerita ini bukan sekadar soal AI menggantikan manusia, melainkan soal bagaimana organisasi mendefinisikan ulang nilai dari peran CX itu sendiri.

Banyak organisasi keliru menganggap efisiensi biaya sebagai tujuan akhir, padahal yang sebenarnya dipertaruhkan adalah kepercayaan pelanggan. Ketika anggaran tenaga kerja dipotong tanpa desain ulang peran manusia dalam ekosistem layanan berbasis AI, perusahaan berisiko kehilangan justru elemen yang paling membedakan pengalaman mereka — sentuhan manusia pada momen yang benar-benar penting. Operator yang berorientasi pada pelanggan sebaiknya memperlakukan investasi AI dan investasi pada talenta CX sebagai pelengkap, bukan pengganti, dengan secara sengaja menentukan titik mana yang tetap memerlukan campur tangan manusia.

Sources

This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.

Stay ahead of CX

Get the signal, not the noise.

The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.