About

The consultancy born at the intersection of behavioral economics and human experience.

NOW HIRING

Join a team reshaping how the world experiences brands.

View open roles →

COMPANY

GROW WITH US

CONNECT

Services

Comprehensive CX and management consulting for enterprise brands.

ALL SERVICES

Explore the full range of CX & management consulting services.

Browse all services →

CORE

SPECIALIST

Solutions

Structured solutions that turn CX ambition into measurable outcomes.

ALL SOLUTIONS

Explore every CX solution we offer.

Browse solutions →

STRATEGY & GOVERNANCE

DESIGN & DELIVERY

CULTURE & EXPERIENCE

Industries

A decade of CX transformation across the region's defining sectors.

ALL INDUSTRIES

See how we work across every sector.

Browse industries →

BUILT ENVIRONMENT

FINANCE & TECH

PEOPLE & MOBILITY

Products

Proprietary tools, platforms, and AI that power CX transformation.

ALL PRODUCTS

Explore the full Renascence product ecosystem.

Browse products →

AI & TECHNOLOGY

LEARNING & GAMES

PLATFORMS & TOOLS

AI PRODUCTS

Opinion

Insights, research, and conversations at the frontier of CX.

ReadExperience JournalArticles & research on CX, behavior, and transformation.Watch & listenExperience LoomOur video podcast on CX & behavior.CuratedCX NewsIndustry news that matters in CX, minus the noise.

Latest articles

Latest episodes

Latest news

Hub

Free tools, templates, and resources to advance your CX practice.

NEW · MANIFESTO

Burn the Deck. Ten Virtues. Zero Excuses. — read our manifesto for the brave consultant.

Start reading →

AI TOOLS

FREE TOOLS

LEARNING

CULTURE

Customer Experience · 24 August 2026

Walmart Investasikan Kembali $2,9 Miliar Pengembalian Tarif untuk Turunkan Harga

Walmart akan menginvestasikan kembali $2,9 miliar dari pengembalian tarif impor untuk menurunkan harga dan memperkuat pengalaman pelanggan di toko maupun platform digitalnya.

Newsdesk
Curated briefing · 1 min read

Apa yang terjadi

Walmart mengumumkan rencana untuk menginvestasikan kembali dana senilai $2,9 miliar yang berasal dari pengembalian (refund) tarif impor, dengan tujuan menurunkan harga produk dan memperkuat pengalaman pelanggan di gerai maupun platform digitalnya.

Langkah ini menempatkan Walmart sebagai salah satu peritel besar yang secara eksplisit mengarahkan dampak kebijakan tarif perdagangan kembali ke konsumen, alih-alih menyerapnya sepenuhnya sebagai margin internal atau membebankannya lewat kenaikan harga.

Mengapa ini penting

Bagi para pemimpin di bidang pengalaman pelanggan dan transformasi ritel, langkah Walmart menunjukkan bagaimana keputusan rantai pasok dan kebijakan perdagangan yang biasanya bersifat teknis dapat langsung diterjemahkan menjadi sinyal nilai yang dirasakan pelanggan sehari-hari — harga yang lebih rendah dan pengalaman belanja yang lebih baik.

Ini juga menegaskan tren yang lebih luas: peritel skala besar semakin menggunakan efisiensi operasional dan negosiasi rantai pasok sebagai sumber pendanaan untuk investasi pengalaman pelanggan, bukan hanya sebagai alat pengendalian biaya semata.

  • $2,9 miliar nilai dana dari pengembalian tarif yang akan diinvestasikan kembali oleh Walmart untuk menurunkan harga dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Pandangan Renascence

Yang menarik dari langkah ini bukan sekadar besaran nominalnya, melainkan bagaimana Walmart memilih untuk mengomunikasikannya — sebagai investasi pada pelanggan, bukan sekadar penyesuaian harga reaktif akibat tekanan biaya eksternal.

Kebanyakan organisasi memperlakukan penghematan biaya dan investasi pengalaman pelanggan sebagai dua anggaran yang terpisah. Walmart justru menyatukan keduanya secara naratif: setiap efisiensi yang berhasil direbut dari rantai pasok atau kebijakan perdagangan diarahkan kembali menjadi nilai yang bisa dirasakan pelanggan di rak toko. Prinsip perilaku di baliknya sederhana — pelanggan lebih mudah memaknai penurunan harga sebagai tanda kepercayaan ketika perusahaan menjelaskan dari mana penghematan itu berasal, bukan hanya mengumumkan angka baru. Operator yang benar-benar berorientasi pelanggan sebaiknya mulai memperlakukan setiap penghematan struktural — baik dari tarif, logistik, atau otomasi — sebagai peluang komunikasi nilai, bukan sekadar catatan internal di laporan keuangan.

Sources

This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.

FAQ

Questions we get on this topic

Walmart mengumumkan akan menginvestasikan kembali $2,9 miliar yang berasal dari pengembalian tarif impor.

Dana tersebut akan digunakan untuk menurunkan harga produk dan memperkuat pengalaman pelanggan di gerai fisik maupun platform digital Walmart.

Langkah ini menunjukkan tren peritel besar mengarahkan dampak kebijakan tarif kembali ke konsumen, alih-alih menyerapnya sebagai margin internal, sekaligus menjadikan efisiensi rantai pasok sebagai sumber pendanaan investasi pengalaman pelanggan.

Renascence menyoroti bahwa Walmart mengomunikasikan langkah ini sebagai investasi pada pelanggan, bukan sekadar penyesuaian harga reaktif, sehingga penghematan biaya terasa sebagai tanda kepercayaan bagi pelanggan.

Stay ahead of CX

Get the signal, not the noise.

The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.