About

The consultancy born at the intersection of behavioral economics and human experience.

NOW HIRING

Join a team reshaping how the world experiences brands.

View open roles →

COMPANY

GROW WITH US

CONNECT

Services

Comprehensive CX and management consulting for enterprise brands.

ALL SERVICES

Explore the full range of CX & management consulting services.

Browse all services →

CORE

SPECIALIST

Solutions

Structured solutions that turn CX ambition into measurable outcomes.

ALL SOLUTIONS

Explore every CX solution we offer.

Browse solutions →

STRATEGY & GOVERNANCE

DESIGN & DELIVERY

CULTURE & EXPERIENCE

Industries

A decade of CX transformation across the region's defining sectors.

ALL INDUSTRIES

See how we work across every sector.

Browse industries →

BUILT ENVIRONMENT

FINANCE & TECH

PEOPLE & MOBILITY

Products

Proprietary tools, platforms, and AI that power CX transformation.

ALL PRODUCTS

Explore the full Renascence product ecosystem.

Browse products →

AI & TECHNOLOGY

LEARNING & GAMES

PLATFORMS & TOOLS

AI PRODUCTS

Opinion

Insights, research, and conversations at the frontier of CX.

ReadExperience JournalArticles & research on CX, behavior, and transformation.Watch & listenExperience LoomOur video podcast on CX & behavior.CuratedCX NewsIndustry news that matters in CX, minus the noise.

Latest articles

Latest episodes

Latest news

Hub

Free tools, templates, and resources to advance your CX practice.

NEW · MANIFESTO

Burn the Deck. Ten Virtues. Zero Excuses. — read our manifesto for the brave consultant.

Start reading →

AI TOOLS

FREE TOOLS

LEARNING

CULTURE

Customer Experience · 10 August 2026

Fossil Group Tutup Hingga 15 Gerai Ritel dalam Restrukturisasi

Fossil Group mengonfirmasi penutupan hingga 15 gerai ritel sebagai bagian dari strategi pengurangan jejak fisik, seiring pergeseran belanja konsumen ke kanal digital.

Newsdesk
Curated briefing · 2 min read · 2 sources

What happened

Fossil Group telah mengonfirmasi bahwa pihaknya akan menutup hingga 15 gerai ritel sebagai bagian dari strategi pengurangan jejak fisik perusahaan. Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi operasional yang lebih luas, di mana Fossil menata ulang portofolio tokonya di tengah perubahan pola belanja konsumen.

Penutupan ini menyasar sejumlah lokasi ritel milik Fossil, meski perusahaan belum merinci secara publik gerai mana saja yang akan ditutup atau kapan proses ini akan tuntas. Langkah tersebut menambah daftar peritel jam tangan dan aksesori yang menyusutkan kehadiran fisiknya seiring pergeseran belanja ke kanal digital.

Why it matters

Bagi praktisi experience, penutupan toko bukan sekadar keputusan real estat — ini adalah keputusan tentang di mana kepercayaan pelanggan dibangun. Toko fisik jam tangan dan aksesori kerap berfungsi sebagai titik sentuh yang memberi rasa aman: pelanggan bisa mencoba produk, memverifikasi kualitas, dan mendapatkan layanan purnajual seperti reparasi atau penggantian tali jam secara langsung. Ketika gerai-gerai ini hilang, pertanyaannya bukan hanya "berapa banyak toko yang tersisa", tetapi "apa yang menggantikan peran toko tersebut dalam perjalanan pelanggan".

Dari sisi ekonomi perilaku, kehadiran toko fisik juga berfungsi sebagai sinyal stabilitas merek. Konsumen cenderung mengasosiasikan keberadaan gerai dengan keandalan jangka panjang — terutama untuk kategori produk seperti jam tangan yang melibatkan pertimbangan garansi dan layanan setelah pembelian. Pengurangan jejak ritel yang tidak diimbangi dengan penguatan kanal alternatif berisiko mengurangi rasa percaya ini, bahkan jika keputusan bisnisnya sehat secara finansial.

By the numbers

  • Hingga 15 gerai — jumlah maksimum toko ritel yang akan ditutup Fossil Group sebagai bagian dari strategi pengurangan jejak fisiknya.

The Renascence take

Yang sering terlewat dalam pemberitaan soal penutupan toko adalah pertanyaan operasional yang jauh lebih penting daripada jumlah gerai: bagaimana perusahaan memastikan momen-momen kepercayaan yang sebelumnya terjadi di toko — mencoba produk, verifikasi kualitas, layanan reparasi — tetap tersedia melalui kanal lain secara setara.

Penutupan toko itu sendiri bukan masalah; masalahnya adalah ketika transisi ke digital dilakukan tanpa merancang ulang titik-titik kepercayaan yang selama ini melekat pada pengalaman di gerai fisik. Prinsip di baliknya sederhana: pelanggan tidak keberatan berbelanja online, tetapi mereka keberatan kehilangan jaminan rasa aman yang biasa mereka dapatkan secara langsung. Operator yang benar-benar berorientasi pada pelanggan seharusnya memetakan ulang setiap fungsi yang hilang dari toko yang ditutup — layanan purnajual, verifikasi produk, penanganan komplain — dan secara eksplisit membangun penggantinya di kanal digital atau melalui mitra ritel yang tersisa, bukan berasumsi pelanggan akan menyesuaikan diri begitu saja.

Sources

This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.

Stay ahead of CX

Get the signal, not the noise.

The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.