Umum · 10 Oktober 2026
ULM dan Telkomsel Jalin Kerja Sama Transformasi Digital Kampus
ULM dan Telkomsel resmi bermitra untuk mempercepat adopsi teknologi digital di kampus sekaligus membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Apa yang terjadi
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Telkomsel resmi menjalin kerja sama untuk mendukung transformasi digital di lingkungan kampus sekaligus memperkuat pengembangan kompetensi mahasiswa. Kolaborasi ini menyatukan kekuatan institusi pendidikan tinggi dan operator telekomunikasi nasional dalam satu kerangka kemitraan.
Berdasarkan keterangan yang dipublikasikan ULM, kerja sama tersebut diarahkan untuk mempercepat adopsi teknologi digital di kampus sekaligus membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Detail teknis mengenai cakupan program, lini waktu pelaksanaan, maupun bentuk dukungan spesifik dari masing-masing pihak belum diuraikan secara rinci dalam pengumuman tersebut.
Mengapa ini penting
Kemitraan antara institusi pendidikan dan operator telekomunikasi mencerminkan pola yang semakin umum di sektor digital transformation MENA maupun Asia Tenggara: perusahaan teknologi dan telekomunikasi tidak lagi hanya menjadi penyedia infrastruktur, tetapi juga mitra strategis dalam membangun kapasitas sumber daya manusia digital. Bagi ULM, akses terhadap jaringan dan keahlian teknologi Telkomsel berpotensi mempercepat modernisasi layanan kampus — mulai dari sistem administrasi hingga pengalaman belajar mahasiswa.
Bagi pemimpin di bidang transformasi digital dan pengembangan talenta, kerja sama semacam ini menegaskan bahwa kesiapan digital sebuah institusi tidak hanya bergantung pada investasi teknologi semata, melainkan juga pada ekosistem kemitraan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri riil.
Pandangan Renascence
Pengumuman kemitraan seperti ini sering kali dinilai dari sisi simbolis — dua nama besar bergandengan tangan — padahal nilai sesungguhnya baru akan terlihat dari bagaimana program ini dijalankan di tingkat pengalaman mahasiswa dan staf kampus sehari-hari.
Banyak kolaborasi kampus-industri berhenti di tahap seremonial penandatanganan tanpa mekanisme yang jelas untuk mengukur dampaknya terhadap pengalaman belajar atau kesiapan kerja lulusan. Prinsip service design yang paling relevan di sini adalah: kompetensi digital tidak terbentuk dari akses teknologi semata, melainkan dari desain perjalanan belajar yang konsisten dan terukur. Operator pendidikan yang serius sebaiknya menetapkan indikator keberhasilan yang konkret sejak awal — bukan sekadar jumlah mahasiswa yang "tersentuh" program, tetapi perubahan nyata dalam kemampuan dan pengalaman mereka.
Sumber-sumber
Briefing ini ditulis oleh Newsdesk kami, mensintesis laporan dari media di bawah ini. Ikuti tautan untuk liputan aslinya.
FAQ
Questions we get on this topic
Lainnya di Umum
Tetap terdepan dalam CX
Dapatkan sinyalnya, bukan kebisingannya.
Kisah-kisah yang membentuk pengalaman pelanggan — ditambah Jurnal dan Experience Loom — di kotak masuk Anda.
