Perbankan · 13 September 2026
IT Smart Systems Gandeng Feedzai Perkuat Keamanan Perbankan Digital
IT Smart Systems dan Feedzai menjalin kemitraan untuk menghadirkan deteksi fraud berbasis AI secara real-time pada layanan perbankan digital tanpa menambah friksi bagi nasabah sah.
Apa yang terjadi
IT Smart Systems dan Feedzai mengumumkan kemitraan untuk menghadirkan sistem deteksi fraud berbasis AI secara real-time ke dalam layanan perbankan digital. Kolaborasi ini menggabungkan platform kecerdasan buatan milik Feedzai yang dirancang khusus untuk mendeteksi risiko finansial dengan kapabilitas integrasi dan implementasi dari IT Smart Systems.
Tujuan utama kemitraan ini adalah memungkinkan bank dan penyedia layanan keuangan mendeteksi serta mencegah aktivitas fraud pada saat transaksi berlangsung, tanpa menambah hambatan atau proses verifikasi berlebih bagi nasabah yang sah. Pendekatan ini menempatkan analitik berbasis AI sebagai lapisan keamanan yang bekerja di latar belakang, alih-alih menambah langkah manual yang mengganggu pengalaman pengguna.
Mengapa ini penting
Bagi institusi keuangan, tekanan untuk memperketat keamanan sering kali berbenturan dengan kebutuhan menjaga pengalaman digital yang mulus. Kemitraan ini menunjukkan arah industri menuju sistem keamanan yang bersifat "AI-native" — dibangun sejak awal dengan kecerdasan buatan sebagai inti deteksi risiko, bukan sekadar ditambahkan sebagai lapisan tambahan di atas sistem lama.
Bagi pemimpin transformasi digital dan pengalaman pelanggan di sektor perbankan, ini menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan transaksi kini semakin dipandang sebagai satu kesatuan desain, bukan dua tujuan yang saling bertentangan. Kemampuan mendeteksi fraud secara instan berpotensi mengurangi false positive yang selama ini kerap membuat transaksi sah tertunda atau ditolak.
Pandangan Renascence
Fraud prevention selama ini sering menjadi sumber friksi terbesar dalam pengalaman perbankan digital — verifikasi berlapis, OTP berulang, hingga transaksi yang tertahan tanpa penjelasan jelas. Kemitraan semacam ini menyoroti pergeseran penting: keamanan yang efektif seharusnya tidak terasa oleh pengguna yang sah sama sekali.
Kesalahan yang paling sering dilakukan institusi finansial adalah mengukur keberhasilan sistem anti-fraud semata dari jumlah kasus yang berhasil dicegah, bukan dari seberapa banyak nasabah baik yang justru dirugikan oleh proses verifikasi berlebihan. Sistem AI real-time seperti ini baru benar-benar bernilai jika mampu menurunkan gesekan sekaligus meningkatkan deteksi — dan itu menuntut desain pengalaman yang dipikirkan bersamaan dengan desain model risikonya, bukan setelahnya. Operator yang benar-benar berorientasi pada pelanggan akan mengukur dampak kemitraan ini lewat penurunan keluhan transaksi tertunda, bukan hanya lewat statistik fraud yang berhasil digagalkan.
Sumber-sumber
Briefing ini ditulis oleh Newsdesk kami, mensintesis laporan dari media di bawah ini. Ikuti tautan untuk liputan aslinya.
FAQ
Questions we get on this topic
Lainnya di Perbankan
Tetap terdepan dalam CX
Dapatkan sinyalnya, bukan kebisingannya.
Kisah-kisah yang membentuk pengalaman pelanggan — ditambah Jurnal dan Experience Loom — di kotak masuk Anda.