Tentang Kami

Konsultan yang lahir dari persimpangan ekonomi perilaku dan pengalaman manusia.

KAMI SEDANG MEREKRUT

Bergabunglah dengan tim yang membentuk ulang cara dunia merasakan merek.

Lihat posisi yang tersedia →

PERUSAHAAN

BERKEMBANG BERSAMA KAMI

TERHUBUNG

Layanan

Konsultasi manajemen dan CX komprehensif untuk merek-merek perusahaan.

SEMUA LAYANAN

Jelajahi berbagai layanan konsultasi CX & manajemen.

Lihat semua layanan →

INTI

SPESIALIS

Solusi

Solusi terstruktur yang mengubah ambisi CX menjadi hasil terukur.

SEMUA SOLUSI

Jelajahi setiap solusi CX yang kami tawarkan.

Telusuri solusi →

STRATEGI & TATA KELOLA

DESAIN & PENGIRIMAN

BUDAYA & PENGALAMAN

Industri

Satu dekade transformasi CX di seluruh sektor utama di kawasan ini.

SEMUA INDUSTRI

Lihat bagaimana kami bekerja di setiap sektor.

Telusuri industri →

LINGKUNGAN BINAAN

KEUANGAN & TEKNOLOGI

ORANG & MOBILITAS

Produk

Alat, platform, dan AI milik Renascence yang mendorong transformasi CX.

SEMUA PRODUK

Jelajahi ekosistem produk Renascence selengkapnya.

Telusuri produk →

AI & TEKNOLOGI

PEMBELAJARAN & PERMAINAN

PLATFORM & PERANGKAT

PRODUK AI

Opini

Wawasan, riset, dan percakapan di garis depan CX.

BacaJurnal PengalamanArtikel & riset tentang CX, perilaku, dan transformasi.Tonton & dengarkanRangkai PengalamanPodcast video kami tentang CX & perilaku.TerpilihBerita CXBerita industri yang penting dalam CX, tanpa keramaian.

Artikel terbaru

Episode terbaru

Berita terbaru

Pusat

Alat, templat, dan sumber daya gratis untuk memajukan praktik CX Anda.

BARU · MANIFESTO

Bakar Deknya. Sepuluh Kebajikan. Nol Alasan. — baca manifesto kami untuk konsultan pemberani.

Mulai membaca →

ALAT AI

ALAT GRATIS

PEMBELAJARAN

BUDAYA

Pengalaman Pelanggan · 10 Agustus 2026

New Jersey Larang Surveillance Pricing, Negara Bagian AS Pertama

New Jersey menjadi negara bagian AS pertama yang melarang surveillance pricing, praktik penetapan harga berbasis data personal konsumen, lewat undang-undang baru yang ditandatangani gubernur.

Berita
Briefing Terkurasi · 2 menit baca · 2 sumber

Apa yang terjadi

Negara Bagian New Jersey di Amerika Serikat resmi menjadi negara bagian pertama yang melarang praktik surveillance pricing, setelah gubernur menandatangani undang-undang yang melarang peritel menetapkan harga berbeda kepada konsumen berdasarkan data pribadi yang menunjukkan kesediaan mereka membayar lebih.

Aturan baru ini secara spesifik menyasar praktik penetapan harga yang memanfaatkan data perilaku, riwayat belanja, lokasi, atau jejak digital konsumen untuk menyesuaikan harga secara individual — bukan berdasarkan segmentasi pasar yang umum, melainkan berdasarkan profil personal masing-masing pembeli. Dengan disahkannya undang-undang ini, New Jersey menetapkan batas hukum yang belum pernah ada sebelumnya di tingkat negara bagian di AS terhadap model penetapan harga berbasis data personal semacam ini.

Mengapa ini penting

Bagi dunia customer experience dan behavioral economics, langkah ini menandai titik balik penting: praktik personalisasi harga yang selama ini dianggap sebagai bagian "wajar" dari strategi data dan analitik kini mulai mendapat pengawasan regulasi yang serius. Selama ini, banyak peritel memanfaatkan data konsumen untuk menyesuaikan penawaran, namun batas antara personalisasi yang membantu pelanggan dan eksploitasi kesediaan membayar individual seringkali kabur.

Bagi desainer layanan dan tim pengalaman pelanggan, ini adalah sinyal bahwa kepercayaan konsumen terhadap penggunaan data pribadi semakin menjadi isu reputasi dan hukum, bukan sekadar isu etika internal. Perusahaan yang mengandalkan data perilaku untuk strategi harga kini perlu mengevaluasi ulang bagaimana transparansi dan keadilan harga dikomunikasikan kepada pelanggan.

Pengambilan sikap Renascence

Regulasi semacam ini sering dibaca sebagai ancaman bagi personalisasi. Padahal, masalah sesungguhnya bukan pada personalisasi itu sendiri, melainkan pada penggunaan asimetri informasi untuk mengambil keuntungan dari kerentanan individual konsumen — dua hal yang secara prinsip berbeda dalam behavioral economics.

Personalisasi yang baik membuat pengalaman lebih relevan bagi pelanggan; surveillance pricing membuat pelanggan menjadi objek yang dieksploitasi berdasarkan seberapa besar mereka bersedia membayar. Operator yang benar-benar customer-obsessed semestinya sudah membedakan dua hal ini jauh sebelum regulator turun tangan — dengan memastikan data perilaku digunakan untuk meningkatkan relevansi penawaran, bukan menaikkan margin dari sisi kelemahan psikologis pelanggan. Ke depan, tim pricing dan CX perlu duduk bersama sejak awal desain strategi harga, bukan hanya saat tim legal mulai bertanya.

Sumber-sumber

Briefing ini ditulis oleh Newsdesk kami, mensintesis laporan dari media di bawah ini. Ikuti tautan untuk liputan aslinya.

Tetap terdepan dalam CX

Dapatkan sinyalnya, bukan kebisingannya.

Kisah-kisah yang membentuk pengalaman pelanggan — ditambah Jurnal dan Experience Loom — di kotak masuk Anda.