Customer Service · 9 October 2026
JAST Gandeng Hibank Perkuat Bisnis Contact Center
PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) menggandeng Hibank untuk memperkuat layanan contact center, memperluas kehadiran JAST di sektor perbankan digital Indonesia.
Apa yang terjadi
Pasardana melaporkan bahwa PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) menjalin kerja sama dengan Hibank sebagai bagian dari upaya memperkuat lini bisnis contact center milik JAST. Kolaborasi ini menempatkan Hibank sebagai mitra yang akan memanfaatkan layanan contact center JAST untuk mendukung operasional layanan nasabahnya.
Sumber yang tersedia belum merinci nilai kerja sama, skema teknis implementasi, maupun jangka waktu kontrak. Namun arah kerja sama ini cukup jelas: JAST, yang selama ini dikenal sebagai penyedia solusi contact center dan infrastruktur komunikasi di Indonesia, memperluas basis kliennya di sektor perbankan melalui Hibank.
Mengapa ini penting
Bagi pelaku industri layanan keuangan digital, kemampuan menangani volume interaksi nasabah secara andal menjadi faktor penentu loyalitas. Kerja sama semacam ini menunjukkan bagaimana bank digital semakin memilih untuk bermitra dengan penyedia teknologi contact center khusus, alih-alih membangun kapabilitas tersebut sepenuhnya secara internal, agar dapat mempercepat waktu peluncuran layanan dan menjaga konsistensi kualitas interaksi.
Bagi JAST, perluasan ke segmen perbankan digital memperkuat posisinya di pasar solusi customer engagement yang terus bertumbuh seiring meningkatnya ekspektasi nasabah terhadap respons cepat dan layanan multikanal di Indonesia.
Pandangan Renascence
Kerja sama antara penyedia teknologi contact center dan bank digital sering dibaca sekadar sebagai transaksi bisnis-ke-bisnis, padahal implikasinya langsung dirasakan nasabah di titik kontak paling sensitif: saat mereka membutuhkan bantuan.
Kualitas sebuah kemitraan contact center tidak ditentukan oleh seberapa canggih teknologinya, melainkan seberapa mulus pengalaman nasabah saat berpindah dari kanal digital ke interaksi manusia. Operator yang benar-benar berorientasi pada nasabah akan menuntut metrik keberhasilan yang jelas — waktu respons, resolusi di kontak pertama, dan konsistensi nada layanan — bukan sekadar kapasitas volume panggilan. Tanpa itu, kemitraan semacam ini berisiko hanya memindahkan masalah layanan, bukan menyelesaikannya.
Sources
This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.
FAQ
Questions we get on this topic
More in Customer Service
Stay ahead of CX
Get the signal, not the noise.
The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.
