General · 4 October 2026
Iconnet Perluas Internet Rumahan di NTT, Paket Mulai Rp200 Ribuan
Iconnet, anak usaha PLN Icon Plus, memperluas pemasaran internet fiber rumahan di NTT dengan paket seharga sekitar Rp200 ribuan per bulan, memanfaatkan jaringan listrik PLN sebagai tulang punggung layanan.
Apa yang terjadi
Iconnet, anak usaha PLN Icon Plus, memperluas pemasaran layanan internet rumahan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menawarkan paket berharga sekitar Rp200 ribuan per bulan. Langkah ini menyasar segmen rumah tangga di wilayah timur Indonesia yang selama ini masih memiliki pilihan penyedia layanan internet tetap (fixed broadband) yang terbatas.
Berdasarkan pemberitaan, dorongan pemasaran ini menjadi bagian dari upaya Iconnet memperluas jangkauan pasar di luar wilayah-wilayah yang sudah lebih matang secara infrastruktur, dengan memanfaatkan jaringan listrik PLN sebagai tulang punggung penyebaran layanan internet fiber ke rumah-rumah pelanggan di NTT.
Mengapa ini penting
Ekspansi ini mencerminkan tren yang lebih luas di sektor telekomunikasi Indonesia: pemanfaatan infrastruktur yang sudah ada — dalam hal ini jaringan kelistrikan PLN — untuk mengakselerasi pemerataan akses internet ke wilayah yang secara historis kurang terlayani oleh operator broadband konvensional. Bagi penyedia layanan, strategi harga yang kompetitif di kisaran Rp200 ribuan menjadi titik masuk penting untuk membangun basis pelanggan baru di pasar yang sensitif terhadap harga namun juga haus akan konektivitas yang stabil.
Bagi NTT sendiri, perluasan akses internet tetap berkualitas berpotensi mendukung percepatan transformasi digital di sektor pendidikan, usaha kecil, dan layanan publik di wilayah tersebut — sejalan dengan agenda pemerataan infrastruktur digital yang lebih luas di Indonesia.
Dalam angka
- Rp200 ribuan — kisaran harga paket internet rumahan yang ditawarkan Iconnet di pasar NTT.
Pandangan Renascence
Cerita ini sekilas tampak sebagai strategi penetrasi harga yang sederhana, namun di baliknya ada prinsip desain layanan yang lebih mendasar: aksesibilitas harga sering menjadi gerbang pertama bagi loyalitas pelanggan di pasar yang baru dibuka.
Banyak operator terjebak berpikir bahwa memasuki pasar baru hanya soal menurunkan harga. Yang sering terlewat adalah bahwa harga murah hanya efektif jika diiringi pengalaman onboarding dan dukungan purnajual yang mulus — terutama di wilayah yang pelanggannya belum terbiasa dengan layanan fixed broadband. Operator yang benar-benar berorientasi pelanggan akan menginvestasikan perhatian yang sama pada kecepatan pemasangan, kejelasan ekspektasi layanan, dan responsivitas dukungan teknis seperti yang mereka berikan pada strategi harga itu sendiri — karena di pasar yang baru terbentuk, pengalaman pertama pelanggan akan menentukan apakah mereka bertahan atau beralih ke pesaing begitu pilihan lain tersedia.
Sources
This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.
FAQ
Questions we get on this topic
More in General
Stay ahead of CX
Get the signal, not the noise.
The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.
