General · 11 October 2026
BKN Dukung Transformasi Digital dan Manajemen Talenta BPS
BKN menyatakan dukungan terhadap BPS dalam menjalankan transformasi digital dan penataan manajemen talenta untuk memperkuat kualitas statistik nasional.
Apa yang terjadi
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan dukungannya terhadap Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menjalankan transformasi digital dan penataan manajemen talenta sebagai bagian dari upaya memajukan kualitas statistik nasional. Dukungan ini disampaikan sebagai bentuk kolaborasi antarlembaga pemerintah untuk memperkuat kapasitas BPS, baik dari sisi sistem kerja berbasis digital maupun pengelolaan sumber daya manusia.
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk konkret kerja sama, linimasa pelaksanaan, atau target spesifik yang diumumkan dalam pernyataan tersebut. Namun arah kebijakannya jelas: BKN memposisikan diri sebagai mitra strategis BPS dalam mendorong modernisasi operasional dan penguatan talenta di lingkungan lembaga statistik pemerintah.
Mengapa ini penting
Langkah ini mencerminkan tren yang lebih luas di sektor publik Indonesia, di mana transformasi digital kian dipasangkan dengan pembenahan manajemen talenta—bukan sekadar modernisasi sistem teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia untuk menjalankannya. Bagi lembaga seperti BPS, yang perannya sangat bergantung pada akurasi dan kecepatan pengumpulan serta pengolahan data, transformasi digital yang didukung penataan talenta berpotensi memperbaiki kualitas dan ketepatan waktu data statistik yang digunakan untuk perumusan kebijakan publik.
Bagi pemimpin transformasi digital di sektor pemerintahan, kolaborasi lintas lembaga semacam ini menjadi sinyal bahwa keberhasilan digitalisasi birokrasi tidak bisa dilepaskan dari dukungan institusi kepegawaian negara. Ini menegaskan bahwa modernisasi teknologi dan reformasi SDM perlu berjalan beriringan, bukan sebagai inisiatif yang terpisah.
Pandangan Renascence
Yang sering luput dari narasi transformasi digital di sektor publik adalah bahwa teknologi baru hanya akan efektif jika diimbangi dengan kesiapan talenta yang mengoperasikannya—dan ini berlaku sama kuatnya di lembaga statistik seperti BPS, yang produknya bergantung pada kepercayaan publik terhadap akurasi data.
Transformasi digital tanpa pembenahan manajemen talenta berisiko hanya memindahkan masalah lama ke sistem baru. Prinsip dasarnya sederhana: kepercayaan terhadap data publik dibangun dari konsistensi proses dan kompetensi orang di baliknya, bukan semata dari platform yang digunakan. Operator sektor publik yang serius soal pengalaman pengguna data—baik itu peneliti, pembuat kebijakan, maupun masyarakat umum—perlu memastikan investasi pada talenta berjalan sejajar dengan investasi pada teknologi, bukan sebagai pelengkap belakangan.
Sources
This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.
FAQ
Questions we get on this topic
More in General
Stay ahead of CX
Get the signal, not the noise.
The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.
