About

The consultancy born at the intersection of behavioral economics and human experience.

NOW HIRING

Join a team reshaping how the world experiences brands.

View open roles →

COMPANY

GROW WITH US

CONNECT

Services

Comprehensive CX and management consulting for enterprise brands.

ALL SERVICES

Explore the full range of CX & management consulting services.

Browse all services →

CORE

SPECIALIST

Solutions

Structured solutions that turn CX ambition into measurable outcomes.

ALL SOLUTIONS

Explore every CX solution we offer.

Browse solutions →

STRATEGY & GOVERNANCE

DESIGN & DELIVERY

CULTURE & EXPERIENCE

Industries

A decade of CX transformation across the region's defining sectors.

ALL INDUSTRIES

See how we work across every sector.

Browse industries →

BUILT ENVIRONMENT

FINANCE & TECH

PEOPLE & MOBILITY

Products

Proprietary tools, platforms, and AI that power CX transformation.

ALL PRODUCTS

Explore the full Renascence product ecosystem.

Browse products →

AI & TECHNOLOGY

LEARNING & GAMES

PLATFORMS & TOOLS

AI PRODUCTS

Opinion

Insights, research, and conversations at the frontier of CX.

ReadExperience JournalArticles & research on CX, behavior, and transformation.Watch & listenExperience LoomOur video podcast on CX & behavior.CuratedCX NewsIndustry news that matters in CX, minus the noise.

Latest articles

Latest episodes

Latest news

Hub

Free tools, templates, and resources to advance your CX practice.

NEW · MANIFESTO

Burn the Deck. Ten Virtues. Zero Excuses. — read our manifesto for the brave consultant.

Start reading →

AI TOOLS

FREE TOOLS

LEARNING

CULTURE

Retail · 9 August 2026

Uber Eats Perluas Kemitraan Ritel Grosir untuk Pengiriman On-Demand

Uber Eats menggandeng sejumlah peritel grosir baru, mempertegas konvergensi platform pesan-antar makanan dan belanja kebutuhan harian berbasis permintaan.

Newsdesk
Curated briefing · 2 min read · 2 sources

Yang Terjadi

Uber Eats memperluas jaringan kemitraan ritelnya dengan menggandeng sejumlah peritel grosir baru, memperkuat posisinya sebagai platform pengiriman kebutuhan sehari-hari berbasis permintaan (on-demand). Langkah ini mencerminkan meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap kecepatan dan kemudahan akses produk segar maupun kebutuhan rumah tangga langsung ke pintu rumah mereka.

Kemitraan-kemitraan baru ini menambah deretan mitra ritel yang sudah ada di ekosistem Uber Eats, menjadikan platform tersebut semakin kompetitif di segmen pengiriman bahan makanan yang terus tumbuh. Dengan memperluas cakupan kategori produk dan jaringan mitra, Uber Eats berupaya memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan pengalaman belanja yang terintegrasi — dari restoran hingga supermarket — dalam satu antarmuka digital.

Mengapa Ini Penting

Ekspansi ini menegaskan bahwa batas antara platform pesan-antar makanan dan platform belanja kebutuhan harian semakin kabur. Bagi para pelaku industri ritel dan layanan pelanggan, ini adalah sinyal bahwa konsumen kini mengevaluasi pengalaman berbelanja bukan hanya dari harga atau kualitas produk, melainkan dari seberapa mulus, cepat, dan mudah seluruh perjalanan pembelian itu berlangsung — mulai dari penemuan produk hingga pengiriman.

Dari sudut pandang ekonomi perilaku, perluasan pilihan dalam satu platform memanfaatkan prinsip convenience heuristic: konsumen cenderung memilih opsi yang paling mudah dijangkau, bukan selalu yang paling optimal secara rasional. Peritel yang tidak hadir di platform semacam ini berisiko kehilangan pangsa perhatian (share of attention) konsumen, bahkan sebelum proses pengambilan keputusan pembelian dimulai.

Angka-Angka Penting

Sumber-sumber yang tersedia tidak menyertakan angka spesifik yang dapat diverifikasi terkait jumlah mitra baru, nilai kemitraan, atau data pasar. Bagian ini dihilangkan untuk menjaga akurasi editorial.

Perspektif Renascence

Yang sering luput dari perhatian dalam diskusi tentang ekspansi platform seperti ini adalah bahwa pertumbuhan jumlah mitra tidak otomatis berarti peningkatan kualitas pengalaman pelanggan. Justru sebaliknya — semakin banyak pilihan dapat memicu choice overload, menurunkan kepuasan, dan meningkatkan friksi dalam perjalanan pelanggan jika tidak dikelola dengan desain layanan yang cermat.

Risiko terbesar dari strategi "perluas kemitraan sebanyak mungkin" adalah terjebak dalam ilusi kelengkapan. Platform yang menang dalam jangka panjang bukan yang menawarkan segalanya, melainkan yang mampu mengkurasi pilihan secara cerdas dan mempersonalisasi pengalaman berdasarkan konteks pengguna. Peritel mitra perlu memastikan bahwa kehadiran mereka di platform ini didukung oleh data produk yang akurat, ketersediaan stok yang real-time, dan standar pengemasan yang konsisten — karena di mata konsumen, pengalaman buruk dari mitra akan selalu dialamatkan kepada platform, bukan kepada merek ritel itu sendiri. Operator yang cerdas akan memperlakukan onboarding ke platform ini bukan sebagai langkah distribusi, melainkan sebagai perluasan titik sentuh pengalaman pelanggan yang harus didesain dengan sama seriusnya seperti toko fisik mereka.

Sources

This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.

Stay ahead of CX

Get the signal, not the noise.

The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.