General · August 7, 2026
Telkom Indonesia dan Ruijie Networks: Infrastruktur Jaringan sebagai Fondasi CX
Telkom Indonesia (TLKM) bermitra dengan Ruijie Networks untuk memperkuat infrastruktur jaringan korporasi — sebuah keputusan yang berdampak langsung pada keandalan pengalaman pelanggan digital.
Yang Terjadi
Telkom Indonesia (TLKM) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Ruijie Networks, perusahaan solusi jaringan dan teknologi informasi asal Tiongkok, dalam rangka mempercepat agenda transformasi digital nasional. Kolaborasi ini mencakup pengembangan infrastruktur jaringan, solusi cloud, serta layanan teknologi terpadu yang ditujukan bagi segmen korporasi maupun institusi pemerintah di Indonesia.
Kemitraan ini menempatkan Telkom sebagai integrator utama yang akan memanfaatkan portofolio perangkat dan platform Ruijie Networks — mencakup switching, wireless, serta solusi keamanan jaringan — untuk memperkuat kapabilitas layanan digitalnya kepada pelanggan bisnis. Kedua pihak menyepakati kerangka kerja sama yang memungkinkan pengembangan solusi bersama secara berkelanjutan, termasuk dukungan teknis dan pelatihan sumber daya manusia.
Langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang Telkom untuk bertransisi dari operator telekomunikasi konvensional menjadi perusahaan teknologi digital yang berorientasi pada layanan bernilai tambah tinggi, khususnya di tengah meningkatnya permintaan konektivitas dan digitalisasi dari sektor bisnis dan publik di Indonesia.
Mengapa Ini Penting
Bagi para pelaku industri yang berfokus pada pengalaman pelanggan, kemitraan semacam ini bukan sekadar urusan infrastruktur teknis. Kualitas jaringan dan keandalan konektivitas merupakan fondasi dari setiap titik sentuh digital — mulai dari aplikasi perbankan, platform e-commerce, hingga layanan publik berbasis daring. Ketika infrastruktur tidak stabil atau lambat, pengalaman pelanggan runtuh jauh sebelum desain antarmuka atau strategi layanan sempat berperan.
Dari perspektif ekonomi perilaku, pelanggan cenderung mengatribusikan kegagalan teknis kepada merek yang paling terlihat — dalam hal ini, penyedia layanan digital atau operator telekomunikasi — bukan kepada lapisan infrastruktur yang tersembunyi di balik layar. Artinya, investasi Telkom dalam memperkuat fondasi jaringan bersama Ruijie Networks secara langsung berdampak pada persepsi keandalan merek di mata pelanggan korporasi, dan pada akhirnya memengaruhi loyalitas serta kepercayaan jangka panjang.
Sudut Pandang Renascence
Kebanyakan diskusi tentang transformasi digital terlalu cepat melompat ke lapisan pengalaman — aplikasi, antarmuka, personalisasi — tanpa cukup memperhatikan bahwa semua itu berdiri di atas fondasi infrastruktur. Kemitraan Telkom dan Ruijie Networks mengingatkan kita bahwa keputusan pengadaan teknologi di tingkat jaringan adalah, pada dasarnya, keputusan pengalaman pelanggan.
Operator yang serius soal CX perlu memperlakukan infrastruktur jaringan sebagai bagian dari peta perjalanan pelanggan, bukan sebagai urusan back-office semata. Keandalan koneksi adalah momen kebenaran yang paling sering diabaikan: pelanggan tidak melihat server atau switch, tetapi mereka merasakan setiap detik kelambatan. Prinsip perilaku "peak-end rule" berlaku di sini — satu gangguan jaringan di momen kritis dapat menghapus puluhan interaksi positif sebelumnya. Investasi pada lapisan infrastruktur, bila dikomunikasikan dengan tepat kepada pelanggan bisnis, juga dapat menjadi sinyal kepercayaan yang kuat dan pembeda kompetitif yang nyata.
Sources
This briefing was written by the Renascence newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.
Stay ahead of CX
Get the signal, not the noise.
The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.