Digital Transformation · 9 October 2026
Orrick Tunjuk Padma Elmgart Jadi CTO Baru untuk AI dan Data
Orrick menunjuk Padma Elmgart, mantan CTO Global Atlantic Financial Group, sebagai Chief Technology Officer baru untuk memimpin transformasi AI, data, dan digital di firma hukum tersebut.
Apa yang terjadi
Firma hukum global Orrick resmi menunjuk Padma Elmgart sebagai Chief Technology Officer (CTO) baru. Elmgart sebelumnya menjabat sebagai CTO di Global Atlantic Financial Group, dan di posisi barunya ia ditugaskan untuk memperluas kemampuan Orrick di bidang kecerdasan buatan (AI), data, serta transformasi digital.
Penunjukan ini menempatkan Elmgart pada posisi strategis untuk mengarahkan modernisasi teknologi di salah satu firma hukum korporat terkemuka, dengan fokus eksplisit pada penguatan infrastruktur data dan adopsi AI sebagai bagian dari agenda transformasi jangka panjang perusahaan.
Mengapa ini penting
Langkah Orrick mencerminkan tren yang semakin meluas di sektor jasa profesional dan hukum: perekrutan eksekutif teknologi senior dari industri lain — dalam hal ini sektor jasa keuangan — untuk mempercepat transformasi digital internal. Latar belakang Elmgart di Global Atlantic Financial Group, sebuah perusahaan asuransi dan manajemen investasi, menunjukkan bahwa firma hukum kini semakin terbuka mengadopsi praktik teknologi dari industri yang lebih matang dalam pemanfaatan data dan otomasi.
Bagi para pemimpin transformasi digital dan AI, penunjukan semacam ini menandakan bahwa firma hukum besar tidak lagi memandang teknologi sekadar sebagai fungsi pendukung operasional, melainkan sebagai kapabilitas inti yang memengaruhi cara mereka melayani klien, mengelola pengetahuan internal, dan bersaing di pasar jasa hukum yang semakin dipengaruhi oleh otomasi dan AI generatif.
Pandangan Renascence
Penunjukan CTO dengan mandat eksplisit di bidang AI dan data sering kali dibaca sekadar sebagai berita personalia. Namun yang lebih menarik untuk disoroti adalah pilihan untuk merekrut sosok dari industri jasa keuangan ke sektor hukum — sebuah sinyal bahwa batas antar-industri dalam hal ekspektasi pengalaman digital semakin kabur.
Klien korporat kini membawa ekspektasi pengalaman digital mereka dari satu industri ke industri lain — jika layanan keuangan sudah terasa cepat, personal dan berbasis data, maka layanan hukum pun dituntut setara. Firma yang merekrut pemimpin teknologi lintas-sektor sesungguhnya sedang membeli perspektif baru tentang bagaimana “pengalaman klien” seharusnya terasa, bukan sekadar membeli keahlian teknis. Operator yang cerdas akan memanfaatkan momentum pergantian kepemimpinan semacam ini untuk menata ulang perjalanan klien dari awal, bukan hanya menambal sistem lama dengan lapisan AI.
Sources
This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.
FAQ
Questions we get on this topic
More in Digital Transformation
Stay ahead of CX
Get the signal, not the noise.
The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.
