Umum · 22 September 2026
Telkomsel Perkuat Engagement Pelanggan Prestige Lewat Aktivitas Olahraga Padel di Yogyakarta
Telkomsel Perkuat Engagement Pelanggan Prestige Lewat Aktivitas Olahraga Padel di Yogyakarta jatengpos.co.id
Apa yang terjadi
Telkomsel menggelar aktivitas olahraga padel di Yogyakarta sebagai bagian dari program engagement khusus bagi pelanggan segmen Prestige. Inisiatif ini merupakan bentuk apresiasi operator kepada pelanggan bernilai tinggi, dengan menghadirkan pengalaman gaya hidup di luar interaksi transaksional yang biasa terjadi melalui kanal layanan konvensional.
Menurut laporan jatengpos.co.id dan ANTARA News Jateng, kegiatan ini menyasar pelanggan Prestige — segmen premium Telkomsel — dan memanfaatkan popularitas padel yang belakangan berkembang pesat di kalangan masyarakat urban Indonesia sebagai titik temu untuk memperkuat hubungan emosional antara merek dan pelanggannya.
Mengapa hal ini penting
Bagi operator telekomunikasi, loyalitas pelanggan premium sering ditentukan bukan oleh tarif atau kecepatan jaringan semata, melainkan oleh kualitas relasi dan pengalaman personal yang dirasakan pelanggan. Aktivitas berbasis gaya hidup seperti ini menjadi cara bagi Telkomsel untuk membangun ikatan yang lebih emosional dan berkelanjutan, sekaligus membedakan segmen Prestige dari layanan massal.
Pendekatan ini juga mencerminkan tren yang lebih luas di industri jasa: pergeseran dari program loyalitas berbasis poin atau diskon menuju pengalaman yang relevan secara sosial dan kultural. Ketika pelanggan premium semakin jenuh dengan insentif finansial semata, momen pengalaman yang dikurasi dengan baik dapat menjadi pembeda kompetitif yang lebih kuat.
Sudut pandang Renascence
Aktivitas seperti ini mudah dibaca sekadar sebagai kegiatan pemasaran, namun sebenarnya menyentuh prinsip dasar dalam desain layanan: nilai emosional sering lebih berpengaruh terhadap retensi pelanggan premium dibandingkan nilai fungsional.
Banyak operator masih mengukur keberhasilan program loyalitas dari transaksi atau penukaran poin, padahal nilai sejati dari momen seperti ini terletak pada memori dan status sosial yang tercipta. Yang perlu diperhatikan bukan berapa banyak pelanggan yang hadir, tetapi apakah pengalaman ini menciptakan cerita yang secara alami dibagikan pelanggan kepada lingkarannya — karena itulah bentuk advokasi yang paling otentik. Operator yang benar-benar berorientasi pada pelanggan akan menindaklanjuti momen ini dengan personalisasi berkelanjutan, bukan menjadikannya acara satu kali yang berdiri sendiri.
Sumber-sumber
Briefing ini ditulis oleh Newsdesk kami, mensintesis laporan dari media di bawah ini. Ikuti tautan untuk liputan aslinya.
Lainnya di Umum
Tetap terdepan dalam CX
Dapatkan sinyalnya, bukan kebisingannya.
Kisah-kisah yang membentuk pengalaman pelanggan — ditambah Jurnal dan Experience Loom — di kotak masuk Anda.