General · 17 September 2026
Disdik Kalteng Ubah Krisis Asap Jadi Momentum Transformasi Digital, PJJ Dipantau Real Time Lewat Kelas Digital Huma Betang
Disdik Kalteng Ubah Krisis Asap Jadi Momentum Transformasi Digital, PJJ Dipantau Real Time Lewat Kelas Digital Huma Betang Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah
Apa yang terjadi
Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) menjadikan krisis kabut asap sebagai pemicu untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. Ketika kualitas udara memburuk dan aktivitas belajar tatap muka harus dialihkan, pemerintah provinsi mengoperasikan platform bernama Kelas Digital Huma Betang untuk menjalankan dan memantau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara real time.
Menurut Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, platform ini memungkinkan pemantauan proses belajar-mengajar dari jarak jauh tanpa mengandalkan mekanisme manual yang biasa digunakan sebelumnya. Langkah ini disampaikan sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat kabut asap, sekaligus sebagai upaya menjaga kesinambungan layanan pendidikan bagi siswa di wilayah terdampak.
Mengapa ini penting
Kasus ini menggambarkan bagaimana krisis operasional — dalam hal ini gangguan lingkungan yang memaksa penutupan sekolah — dapat menjadi katalis nyata bagi modernisasi layanan publik yang sebelumnya berjalan lambat. Alih-alih sekadar menghentikan kegiatan belajar, Disdik Kalteng memilih membangun kapasitas digital yang dapat terus digunakan setelah krisis berakhir, menunjukkan pergeseran dari respons darurat menjadi investasi jangka panjang dalam infrastruktur digital pendidikan.
Bagi pemimpin di sektor transformasi digital dan layanan publik, contoh ini menegaskan pentingnya kesiapan sistem yang lentur (resilient) — platform yang bisa diaktifkan cepat saat kondisi darurat, namun juga cukup matang untuk mendukung pemantauan berkelanjutan, transparansi proses, dan pengambilan keputusan berbasis data secara real time.
Sudut pandang Renascence
Cerita ini bukan sekadar tentang teknologi pengganti kelas fisik, melainkan tentang bagaimana institusi publik merespons tekanan situasional dengan solusi yang berorientasi pada kesinambungan layanan.
Krisis sering menjadi ruang uji paling jujur bagi kesiapan digital sebuah institusi — bukan strategi jangka panjang yang menentukan, tapi kemampuan bertindak cepat saat rencana normal tidak lagi berlaku. Yang patut dicermati bukan hanya keberadaan platform seperti Kelas Digital Huma Betang, melainkan apakah data pemantauan real time ini benar-benar digunakan untuk memperbaiki pengalaman belajar siswa dan guru setelah krisis usai, bukan hanya menjadi alat pelaporan administratif. Operator layanan publik yang berorientasi pada pengalaman semestinya menjadikan momen darurat ini sebagai titik awal desain layanan permanen, bukan solusi sementara yang dilupakan begitu kondisi kembali normal.
Sources
This briefing was written by our Newsdesk, synthesising reporting from the outlets below. Follow the links for the original coverage.
More in General
Stay ahead of CX
Get the signal, not the noise.
The stories shaping customer experience — plus the Journal and Experience Loom — in your inbox.